Posted by: imamturmudzi | January 24, 2008

Semoga Qt Bisa……

Pulang setiap minggu pp tulungagung-surabaya menjadi kebiasaan qu sekarang (tanya ken apa :-) ), setiap sabtu setelah jam kerja habis segera ku pacu sepeda motor ke bungur asih, setelah sampai keterminal yang konon terbesar ini, tempat sepeda selalu penuh kalua pas hari sabtu minggu dan hari2 libur lainnya, seperti hari ini pun tempat sepeda sudah penuh saat speda motorku perlahan masuk salah satu tempat sepeda, ada satu hal menarik setiap mau masuk  bungur asih dengan membayar Uang peron Rp 200  , malah dua minggu yang lalu tulisan ini diperbarui dengan tulisan warna merah  dan tertulis sangat jelas  “dua ratus  rupiah” beberapa kali saya membayar dengan uang Rp 1000, Rp 500, dan Rp 200. ketika saya membayar dengan uang Rp 200 tentu tidak ada masalah karena dengan uang pas, saat saya membayar dengan seribu rupiah uang kembalian biasanya Rp 500, dan kalau membayar pakai Rp 500 biasanya  kembalian Rp 200, pernah suatu saat karena penasaran nih…, saya beberapa kali membeli tiket peron, dan hasilnya sama. pernah kejadian hanya sekali dengan uang kembalian pass. Uang Seratus duaratus bagi para penumpang  mungkin kecil artinya tapi bukan nilai itu, nilai kejujuran inilah yang sangat penting untuk selalu qita jaga dan pegang, semoga kita semua selalu diberi kekuatan untuk selalu menapaki Jalan NYA

“ALLAHUMMA ARINAL HAQQO HAQQON WARZUQNA ITTIBANGA.., WAARINAL BAATILA BAATILAN WARZUQNA IJTINABA…”


Leave a response

Your response:

Categories