<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>GORESAN KECIL</title>
	<atom:link href="http://imamturmudzi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imamturmudzi.wordpress.com</link>
	<description>Catatan Seorang Hamba</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Nov 2008 04:22:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='imamturmudzi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/c45ae65a19e84f047ae85fdaeb878e53?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>GORESAN KECIL</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>SMKL (Sudah Makan Kerja, Kuliah Lancar)</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/22/smkl-sudah-makan-kerja-kuliah-lancar/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/22/smkl-sudah-makan-kerja-kuliah-lancar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 04:22:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama aqu tidak makan di keputih, tambah ramai saja rumah makan disana (tidak hanya pembeli makan yang ngiler melihat makanan he.. he… Tapi para “pebisnis” (penjual) ngiler juga ngeliat potensi market yang besar dari mahasiswa, ini terlihat dari makin menjamurnya para penjual makanan. Kian ketatnya persaingan inilah yang membuat para penjual kiat inovatif sekilas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=38&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sudah lama aqu tidak makan di keputih, tambah ramai saja rumah makan disana (tidak hanya pembeli makan yang ngiler melihat makanan he.. he… Tapi para “pebisnis” (penjual) ngiler juga ngeliat potensi market yang besar dari mahasiswa, ini terlihat dari makin menjamurnya para penjual makanan. Kian ketatnya persaingan inilah yang membuat para penjual kiat inovatif sekilas menurut pengamatan saya, barangkali satu konsep pinjam istilahnya ki gede pakma ‘motivasi atau mati’. ya.. inovasi dan improvement harus dilakukan jika ingin survive, baik dari sisi kualitas rasa, cara penyajian maupun cara marketingnya.<br />
Ada yang menarik dari inovasi-inovasi para “pebisnis’” makanan ini, salah satunya adalah dengan menggunakan nama “warung ikhwan” satu nama yang saya piker cukup cerdik dari sang pebisnis, seiring dengan semakin menggeliatnya dakwah kampus kata “ikhwan” tidak lagi asing bagi telinga kita, bila di bandingkan dengan 8 tahun yang lalu saat saya masih kuliah, kalangan inilah yang mungkin dibidik sang pebisnis .<br />
Di satu warung lagi punya cara unik juga dalam berinovasi, dengan konsep makanan prasmanan dan menambahkan berbagai macam tulisan motivasi, disambut dengan 3 buah tulisan “SMKL” Sudah Makan Kuliah Lancar selain itu pada meja makan yang dilapisi kaca terdapat berbagai kisah perjuanagn untuk mencapai sukses baik nasional maupun internasional, ada kisah bintang film, jakie chan, ada kisah sang pemilk Microsoft ” Bill Gates” dan kisah-kisah perjuangan tokoh tokoh lain. ehm… good ide saya piker, pertama ingin membangun brand image “warung SMKL”, kedua ingin memberikan service lebih, dengan memberikan motivasi kepada para pembeli yang sebagian besar mahasiswa tentang sebuah sukses yang harus di raih dengan perjuangan lewat tulisan yang bisa di baca sembari kita makan.<br />
SMKL Sudah “Makan” Kuliah, Kerja, Lancar , “makan” dalam arti kebutuhan fisik kita, dan “makan’ dalam arti kebutuhan ruhani kita, kalau makanan fisik kita 2-3 kali sehari, kira2 berapa kali kita member makan ruhiah, jiwa kita? Berani coba SMKPL “Sudah makan – fisik &amp; jiwa- kerja Pasti… Lancar.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=38&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/22/smkl-sudah-makan-kerja-kuliah-lancar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Gini Pakai Disket</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/22/hari-gini-pakai-disket/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/22/hari-gini-pakai-disket/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 04:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini dapet order dari bagian keuangan untuk benerin PC, habis listrik padam katanya di start gak mau. setelas aqu ceck aqu start tombol ‘klik” aman langsung nyala. Eh mau di tinggal ada permintaan dari ibu keuangan “mrs nike’ untuk masang disket drive, buat apa disket drive pikirku, dan terlontar ama bercanda “hari gini masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=42&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini dapet order dari bagian keuangan untuk benerin PC, habis listrik padam katanya di start gak mau. setelas aqu ceck aqu start tombol ‘klik” aman langsung nyala. Eh mau di tinggal ada permintaan dari ibu keuangan “mrs nike’ untuk masang disket drive, buat apa disket drive pikirku, dan terlontar ama bercanda “hari gini masih pakai disket”, di zaman yang serba minimalis dimana flashdisk 2 Gb tinggal 60 ribu. Sontak tak mau kalah mrs nike menjawab wuih jangan salah lho… dengan disket ini sekitar 600 orang di kantor kita  menerima gaji, lho kok bisa? sistem pembayaran gaji yang di transfer setiap bulan via bank mandiri mengharuskan musti pakai “disket’, bank sekelas bank mandiri masih pakai disket, bank sebagai best implementasi IT yang pernah dimuat di majalah SWA masih pakai disket? saya tidak tahu kenapa masih dipergunakan, masalah security? atau systemnya di mandiri yang masih pakai sistem jadul? belum ketemu sampai sekarang jawabannya . Ok deh sambil nyengir ku bongkar juga PCnya, setelah di bongkar kabel data aqu pasang ternyata ‘glodak’ casing pc dengan type baru ini tidak menyediakan output untuk disket drive, akhirnya setelah di utak dan di atik akhirnya disket drive aqu tarik keluar diatas casing, jadilah disket drive eksternal, aqu pikir gpplah paling tidak gajian ku bulan ini bisa ditransfer lagi….. he,, he…</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=42&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/22/hari-gini-pakai-disket/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UNTUNG DAPET PAHALA DAPET</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/08/jaga-sholat-berjamaah/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/08/jaga-sholat-berjamaah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2008 15:34:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=45&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br />
<a href='http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/08/jaga-sholat-berjamaah/attachment/08112008288/' title='cover depan'><img width="112" height="150" src="http://imamturmudzi.files.wordpress.com/2008/11/08112008288.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="" title="cover depan" /></a>
<a href='http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/08/jaga-sholat-berjamaah/attachment/081120082861/' title='JAGA SHOLAT JAMAAH'><img width="112" height="150" src="http://imamturmudzi.files.wordpress.com/2008/11/081120082861.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="" title="JAGA SHOLAT JAMAAH" /></a>

  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=45&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/08/jaga-sholat-berjamaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Ke &#8220;Uniq&#8221; Anda ?</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/08/apa-ke-uniq-anda/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/08/apa-ke-uniq-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2008 15:06:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Kebiasaan Pulang tiap minggu ke kota asal tulung agung banyak memberikan pelajaran buat ku. walau kadang banyak yang pertanya apa gak capek pp surabya-tulungagung tiap minggu ? dan selalu dengan senyum “kiri dua centi kanan dua centi”  kujawab jawab “capek” tapi ada yang lebih dari itu saya berpikir masih banyak hal yang bisa di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=40&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kebiasaan Pulang tiap minggu ke kota asal tulung agung banyak memberikan pelajaran buat ku. walau kadang banyak yang pertanya apa gak capek pp surabya-tulungagung tiap minggu ? dan selalu dengan senyum “kiri dua centi kanan dua centi”  kujawab jawab “capek” tapi ada yang lebih dari itu saya berpikir masih banyak hal yang bisa di syukuri dari pada di pikirkan capeknya melulu he.. he.. ( bahkan ada temen kantor cewek, pp dari nganjuk -surabaya tiap hari, bisa bayangain berangkat jam 3 pagi, jam 7:30 musti siap action kerja dan jam 4:30 pulang dari kantor  nyampek rumah sekitar jam 9:30, sekali lagi terucap “alhamdulillah” masih banyak hal yang bisa kita syukuri) dan tak terasa pp surabaya-tulungagung sudah satu tahun lebih berlalu.</p>
<p>Ada hal menarik setiap pulang tiap minggu dengan naik bus antar propinsi, ada beberapa perusahaan angkutan antar propinsi yang melayani rute surabaya &#8211; tulungagung , yaitu  harapan jaya, pelita indah, pangeran, surya indah dan sri lestari denga rute surabaya-jombang-kertosono-kediri-tulungagung-trenggalek. ada beberapa strategi yang di terapkan dalam mereka mencari penumpang.</p>
<p>sang ‘harapan jaya” ( ini pilihan gue…) dengan mesinmercedes yang masih bagus dan inilah PO yang paling tertip soal ongkos, tak pernah meminta ongkos lebih walau hanya seratus rupiah, tentang ongkos inilah kadang ketika penumpang tidak tau tarif biasanya di “kemplang’ dengan ongkos lebih tinggi, pernah aqu ke semarang naik bus kena calo bungur asih 80 ribu padahal tarif normal patas cuman 50 ribu hiks..hiks… kacian jadi korban calo. tarif yang pas, mesin yang enak, dan bus yang cepat inilah yang menjadi brand bagi sang “harapan jaya.</p>
<p>sang “pelita indah” dengan jargonnya “langsung trenggalek” menjadi brand po ini, kebanyakan bus akan menurunkan sampai tulungagung saja tanpa dilanjutkan ke trenggalek walaupun tertulis jurusan tulungagung ternggalek, makanya tak heran bus ini menjadi sangat faforit di kalangan penumpang dengan jurusan trenggalek. soal tarip? lha ini yang terlepas dari manajemen po pelita, seringnya terjadi penarikan ongkos yang lebih berkisar antara limaratus sampai seribu. walaupun penumpang diam ‘bagi yang gak tahu’ ini menjadi hal yang tidak baik. dua armada inilah yang saya liat memiliki ‘uniq’ layanan di banding armada yang lain dengan jurusan yang sama.</p>
<p>sobat… kira kira apa hal yang uniq “potensi’ pada diri anda? sehingga itu menjadi brand anda? menjadi nilai tawar dan nilai jual anda? pertanyaan inilah yang perlu kita temukan jawabannya, atau barangkali sudah anda temukan? kalau sudah, tinggal memperkuat brand anda. kalau belum ketemu jangan pernah lelah untuk mencari selamat berjuang… menemukan ke “uniq” anda..</p>
<p>Demikian juga dengan amalan ibadah kita, ibadah apa yang menjadi andalan “brand” kita, sholat kita ? kedermawanan kita? jihad kita? ilmu kita? yang akan kita sehingga kita layak memperoleh pertolongan laksana sebuah cerita tiga orang musafir yang terjebak di dalam goa? selamat berjuang memperkuat “brand” potensi dan ibadah kita dalam rangka mencapai ridho NYA.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=40&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/11/08/apa-ke-uniq-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Baca Dong&#8230;!! Manual Book Nya</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/01/30/baca-dong-manual-book-nya/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/01/30/baca-dong-manual-book-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2008 10:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa udah 4 tahun meninggalkan kampus tapi ada satu peristiwa yang masih terlintas dengan jelas saat masih kuliah dulu ceritanya gini. &#8220;Setelah Sekian Lama sekitar enam bulan harus naik angkot dari Sidoarjo ke kampus, yang harus oper angkot sampai tiga kali. selain biaya untuk naik angkot yang lumayan untuk kelas mahasiswa, jam berangkat harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=20&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tak terasa udah 4 tahun meninggalkan kampus tapi ada satu peristiwa yang masih terlintas dengan jelas saat masih kuliah dulu ceritanya gini. &#8220;Setelah Sekian Lama sekitar enam bulan harus naik angkot dari Sidoarjo ke kampus, yang harus oper angkot sampai tiga kali. selain biaya untuk naik angkot yang lumayan untuk kelas mahasiswa, jam berangkat harus  jam 06 pagi dan sampai di rumah jam 06 sore, semua seolah mengalir dengan sendirinya selama enambulan perjalanan kuliah, dan di angkot inilah tempat istirahat &#8220;alternatif paling nyaman:-)&#8221;, setelah selama enam bulan berjalan akhirnya dapet kepercayaan juga bawa sepeda moto, ya.. sepeda motor suzuki kristal tahun 96, dengan naik sepeda motor waktu bisa dihemat jadi bisa berangkat jam 07 pagi, tapi ada kebiasaan yang hilang &#8221; tidur diangkot&#8221; he&#8230; he&#8230;, pp sepeda motor sidoarjo- sby tak terasa sudah berjalan selama enam bulan, hingga akhirnya sepeda motorqu mogok pada suatu hari, kubawa sepeda ke bengkel dan disana terjadi beberapa onderdil dalan yang rusak dan harus diganti, setelah selesai aku cerita ke kakak qu trus dia tanya  penyebabnya apa, dia terus mengintero gasi sampai akhirnya dia bilang &#8221; Makanya Baca Manual Booknya Donk&#8230;!!!&#8221;</p>
<p>Sobat&#8230; Dalam hidup ibarat sebuah mesin kita telah di bekali oleh pencipta kita, &#8220;Manual Book Kehidupan&#8221; sebagai pedoman kita agar mampu memanage hidup kita dengan benar, sesuai arah dan akhirnya hidup dengan bahagia ,iya&#8230; Allah telah membekali Alqur&#8217;an Sebagai &#8220;Manual Book&#8221; Kehidupan Kita , Pertanyaan nya sudahkah kita baca &#8220;manual book&#8221; kehidupan ini, lalu dipahami dan dijalankan?? Jangan sampai Kelak kita di tanya &#8221; Apakah Kamu Tidak membaca manual book&#8221;alquran&#8221; kehidupan sehingga kamu tersesat??</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/imamturmudzi.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/imamturmudzi.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=20&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/01/30/baca-dong-manual-book-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semoga Qt Bisa&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/01/24/semoga-qt-bisa/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/01/24/semoga-qt-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 02:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/01/24/semoga-qt-bisa/</guid>
		<description><![CDATA[Pulang setiap minggu pp tulungagung-surabaya menjadi kebiasaan qu sekarang (tanya ken apa   ), setiap sabtu setelah jam kerja habis segera ku pacu sepeda motor ke bungur asih, setelah sampai keterminal yang konon terbesar ini, tempat sepeda selalu penuh kalua pas hari sabtu minggu dan hari2 libur lainnya, seperti hari ini pun tempat sepeda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=25&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pulang setiap minggu pp tulungagung-surabaya menjadi kebiasaan qu sekarang (tanya ken apa <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  ), setiap sabtu setelah jam kerja habis segera ku pacu sepeda motor ke bungur asih, setelah sampai keterminal yang konon terbesar ini, tempat sepeda selalu penuh kalua pas hari sabtu minggu dan hari2 libur lainnya, seperti hari ini pun tempat sepeda sudah penuh saat speda motorku perlahan masuk salah satu tempat sepeda, ada satu hal menarik setiap mau masuk  bungur asih dengan membayar Uang peron Rp 200  , malah dua minggu yang lalu tulisan ini diperbarui dengan tulisan warna merah  dan tertulis sangat jelas  &#8220;dua ratus  rupiah&#8221; beberapa kali saya membayar dengan uang Rp 1000, Rp 500, dan Rp 200. ketika saya membayar dengan uang Rp 200 tentu tidak ada masalah karena dengan uang pas, saat saya membayar dengan seribu rupiah uang kembalian biasanya Rp 500, dan kalau membayar pakai Rp 500 biasanya  kembalian Rp 200, pernah suatu saat karena penasaran nih&#8230;, saya beberapa kali membeli tiket peron, dan hasilnya sama. pernah kejadian hanya sekali dengan uang kembalian pass. Uang Seratus duaratus bagi para penumpang  mungkin kecil artinya tapi bukan nilai itu, nilai kejujuran inilah yang sangat penting untuk selalu qita jaga dan pegang, semoga kita semua selalu diberi kekuatan untuk selalu menapaki Jalan NYA</p>
<p>&#8220;ALLAHUMMA ARINAL HAQQO HAQQON WARZUQNA ITTIBANGA.., WAARINAL BAATILA BAATILAN WARZUQNA IJTINABA&#8230;&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/imamturmudzi.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/imamturmudzi.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=25&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2008/01/24/semoga-qt-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Dua Hati Menyatu</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/10/27/ketika-dua-hati-menyatu/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/10/27/ketika-dua-hati-menyatu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 01:16:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/10/27/ketika-dua-hati-menyatu/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Robbana Hablana Min Azwajina Wa Dzuriyatina Qurrota A&#8217;yun Waj&#8217;alna Lil Muttaqiina Imaama&#8221;
Saat dua hati berjanji
Tuk arungi hidup di jalan-Nya
Allah kan berkahi mereka
Kala dalam doa kala dalam asa
Menjadilah mentari bening pagi
Terangi bumi terangi hati
Menjadilah keheningan malam
Kala berjuta insan larut dalam doa
Selamat datang kawan
Di duniamu yang baru
Kudoakan semoga bahagia
When two people get marry
To take the life together [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=24&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;Robbana Hablana Min Azwajina Wa Dzuriyatina Qurrota A&#8217;yun Waj&#8217;alna Lil Muttaqiina Imaama&#8221;</p>
<p>Saat dua hati berjanji<br />
Tuk arungi hidup di jalan-Nya<br />
Allah kan berkahi mereka<br />
Kala dalam doa kala dalam asa</p>
<p>Menjadilah mentari bening pagi<br />
Terangi bumi terangi hati<br />
Menjadilah keheningan malam<br />
Kala berjuta insan larut dalam doa</p>
<p>Selamat datang kawan<br />
Di duniamu yang baru<br />
Kudoakan semoga bahagia<br />
When two people get marry<br />
To take the life together on the way<br />
Allah shall give them one more bless<br />
When life in love and try<br />
When life in love and pray</p>
<p>Just be the sunshine in the morning day<br />
Give it shine to the world let everyone to see<br />
Just be the quiteness in the night<br />
When many people cry when many people pray</p>
<p>Welcome to the new world my friends<br />
You both have to face all in love<br />
All I could do just pray<br />
And I do I pray</p>
<p>&#8220;Robbana Hablana Min Azwajina Wa Dzuriyatina Qurrota A&#8217;yun Waj&#8217;alna Lil Muttaqiina Imaama&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/imamturmudzi.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/imamturmudzi.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=24&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/10/27/ketika-dua-hati-menyatu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bacaan H-7 Semoga Bisa Menjadi Bekal&#8230;.</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/10/11/bacaan-h-7-semoga-bisa-menjadi-bekal/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/10/11/bacaan-h-7-semoga-bisa-menjadi-bekal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2007 05:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/10/11/bacaan-h-7-semoga-bisa-menjadi-bekal/</guid>
		<description><![CDATA[Bertengkar adalah phenomena yang sulit dihindari dalam kehidupan berumah tangga, kalau ada seseorang berkata: “Saya tidak pernah bertengkar dengan isteri saya !” Kemungkinannya dua, boleh jadi dia belum beristeri, atau ia tengah berdusta. Yang jelas kita perlu menikmati saat-saat bertengkar itu, sebagaimana lebih menikmati lagi saat saat tidak bertengkar. Bertengkar itu sebenarnya sebuah keadaan diskusi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=23&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoPlainText">Bertengkar adalah phenomena yang sulit dihindari dalam kehidupan berumah tangga, kalau ada seseorang berkata: “Saya tidak pernah bertengkar dengan isteri saya !” Kemungkinannya dua, boleh jadi dia belum beristeri, atau ia tengah berdusta. Yang jelas kita perlu menikmati saat-saat bertengkar itu, sebagaimana lebih menikmati lagi saat saat tidak bertengkar. Bertengkar itu sebenarnya sebuah keadaan diskusi, hanya saja dihantarkan dalam muatan emosi tingkat tinggi. </p>
<p class="MsoPlainText">Kalau tahu etikanya, dalam bertengkarpun kita bias mereguk hikmah, betapa tidak, justru dalam pertengkaran, setiap kata yang terucap mengandung muatan perasaan yang sangat dalam, yang mencuat dengan desakan energi yang tinggi, pesan pesannya terasa kental, lebih mudah dicerna ketimbang basa basi tanpa emosi.</p>
<p class="MsoPlainText">Tulisan ini murni non politik, jadi tolong jangan tergesa-gesa membacanya.</p>
<p class="MsoPlainText">Bacalah dengan sabar, lalu renungi dengan baik, setelah itu…terapkan dalam keseharian kita…….setuju friend’s???</p>
<p>…..Suatu ketika seseorang berbincang dengan orang yang akan menjadi teman hidupnya, dan salah satunya bertanya; apakah ia bersedia berbagi masa depan dengannya, dan jawabannya tepat seperti yang diharap.</p>
<p class="MsoPlainText"> Mereka mulai membicarakan : seperti apa suasana rumah tangga ke depan.</p>
<p class="MsoPlainText">Salah satu diantaranya adalah tentang apa yang harus dilakukan kala mereka bertengkar. Dari beberapa perbincangan hingga waktu yang mematangkannya, tibalah mereka pada sebuah Memorandum of Understanding, bahwa kalaupun harus bertengkar, maka :</p>
<p class="MsoPlainText">1. Kalau bertengkar tidak boleh berjama’ah Cukup seorang saja yang marah-marah, yang terlambat mengirim sinyal nada tinggi harus menunggu sampai yang satu reda.<br />
Untuk urusan marah pantang berjama’ah, seorangpun sudah cukup membuat rumah jadi meriah. Ketika seorang marah dan saya mau menyela, segera ia berkata “STOP” ini giliran saya ! Saya harus diam sambil istighfar. Sambil menahan senyum saya berkata dalam hati : “kamu makin cantik kalau marah,makin energik …” Dan dengan diam itupun saya merasa telah beramal sholeh, telah menjadi jalan bagi tersalurkannya luapan perasaan hati yang dikasihi… “duh kekasih .. bicaralah terus, kalau dengan itu hatimu menjadi lega, maka dipadang kelegaan perasaanmu itu aku menunggu ….”</p>
<p class="MsoPlainText"> Demikian juga kalau pas kena giliran saya “yang olah raga otot muka”, saya menganggap bahwa distorsi hati, nanah dari jiwa yang tersinggung adalah sampah, ia harus segera dibuang agar tak menebar kuman, dan saya tidak berani marah sama siapa siapa kecuali pada isteri saya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p class="MsoPlainText">Maka kini giliran dia yang harus bersedia jadi keranjang sampah. Pokoknya khusus untuk marah, memang tidak harus berjama’ah, sebab ada sesuatu yang lebih baik untuk dilakukan secara berjama’ah selain marah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p class="MsoPlainText">2. Marahlah untuk persoalan itu saja, jangan ungkit yang telah terlipat masa (maksudnya masa lalu kita) Siapapun kalau diungkit kesalahan masa lalunya, pasti terpojok, sebab masa silam adalah bagian dari sejarah dirinya yang tidak bisa ia ubah. Siapapun tidak akan suka dinilai dengan masa lalunya. Sebab harapan terbentang mulai hari ini hingga ke depan.</p>
<p class="MsoPlainText">Dalam bertengkar pun kita perlu menjaga harapan dan bukan menghancurkannya.<br />
Sebab pertengkaran di antara orang yang masih mempunyai harapan, hanyalah sebuah foreplay, sedang pertengkaran dua hati yang patah asa, menghancurkan peradaban cinta yang telah sedemikian mahal dibangunnya.<br />
Kalau saya terlambat pulang dan ia marah,maka kemarahan atas keterlambatan itu sekeras apapun kecamannya, adalah “ungkapan rindu yang keras”. Tapi bila itu dikaitkan dgn seluruh keterlambatan saya, minggu lalu,awal bulan kemarin dan dua bulan lalu, maka itu membuat saya terpuruk jatuh.<br />
Bila teh yang disajinya tidak manis (saya termasuk penimbun gula), sepedas apapun saya marah,maka itu adalah “harapan ingin disayangi lebih tinggi”.Tapi kalau itu dihubungkan dgn kesalahannya kemarin dan tiga hari lewat,plus tuduhan “Sudah tidak suka lagi ya dengan saya”, maka saya telah menjepitnya dengan hari yang telah pergi, saya menguburnya di masa lalu, ups saya telah membunuhnya, membunuh cintanya.<br />
Padahal kalau cintanya mati, saya juga yang susah … OK, marahlah tapi untuk kesalahan semasa, saya tidak hidup di minggu lalu, dan ia pun milik hari ini …..</p>
<p class="MsoPlainText">
3. Kalau marah jangan bawa-bawa keluarga Saya dengan isteri saya terikat baru beberapa masa, tapi saya dengan ibu dan bapak saya hampir berkali lipat lebih panjang dari itu, demikian juga ia dan kakak serta pamannya.</p>
<p class="MsoPlainText">Dan konsep Quran, seseorang itu tidak menanggung kesalahan fihak lain (QS.53:38-40).</p>
<p class="MsoPlainText">Saya tidak akan terpantik marah bila cuma saya yang dimarahi, tapi kalau ibu saya diajak serta, jangan coba coba. Begitupun dia, semenjak saya menikahinya, saya telah belajar mengabaikan siapapun di dunia ini selain dia, karenanya mengapa harus bawa bawa barang lain ke kancah “awal cinta yang panas ini”. </p>
<p class="MsoPlainText">Kata ayah saya : “Teman seribu masih kurang, musuh satu terlalu banyak”.</p>
<p class="MsoPlainText">Memarahi orang yang mencintai saya, lebih mudah dicari ma’afnya dari pada ngambek pada yang tidak mengenal hati dan diri saya..”. Dunia sudah diambang pertempuran, tidak usyah ditambah tambah dengan memusuhi mertua! </p>
<p class="MsoPlainText">4. Kalau marah jangan di depan anak-anak, Anak kita adalah buah cinta kasih, bukan buah kemarahan dan kebencian. Dia tidak lahir lewat pertengkaran kita, karena itu, mengapa mereka harus menonton komedi liar rumah kita. Anak yang melihat orang tua nya bertengkar, bingung harus memihak siapa. </p>
<p class="MsoPlainText">Membela ayah, bagaimana ibunya. Membela ibu, tapi itu ‘kan bapak saya.</p>
<p class="MsoPlainText">Ketika anak mendengar ayah ibunya bertengkar : </p>
<p class="MsoPlainText">* Ibu : “Saya ini cape, saya bersihkan rumah, saya masak, dan kamu datang main suruh begitu, emang saya ini babu ?!!!”</p>
<p class="MsoPlainText"> * Bapak : “Saya juga cape, kerja seharian, kamu minta ini dan itu dan aku harus mencari lebih banyak untuk itu, saya datang hormatmu tak ada, emang saya ini kuda ????!!!!” </p>
<p class="MsoPlainText">* Anak : “…… Yaaa …ibu saya babu, bapak saya kuda …. terus saya ini apa ?” </p>
<p class="MsoPlainText">Kita harus berani berkata : “Hentikan pertengkaran !” ketika anak datang, lihat mata mereka, dalam binarannya ada rindu dan kebersamaan. Pada tawanya ada jejak kerjasama kita yang romantis, haruskah ia mendengar kata bahasa hati kita ??? </p>
<p class="MsoPlainText">5. Kalau marah jangan lebih dari satu waktu shalat. Pada setiap tahiyyat kita berkata : “Assalaa-mu ‘alaynaa wa ‘alaa’ibaadilahissholiihiin” Ya Allah damai atas kami, demikian juga atas hamba hambamu yg sholeh …. </p>
<p class="MsoPlainText">Nah andai setelah salam kita cemberut lagi, setelah salam kita tatap isteri kita dengan amarah, maka kita telah mendustai Nya, padahal nyawamu ditangan Nya. </p>
<p class="MsoPlainText">OK, marahlah sepuasnya kala senja, tapi habis maghrib harus terbukti lho itu janji dengan Ilahi …. Marahlah habis shubuh, tapi jangan lewat waktu dzuhur, Atau maghrib sebatas isya … Atau habis isya sebatas….??? Nnngg ..</p>
<p class="MsoPlainText">Ah kayaknya kita sepakat kalau habis isya sebaiknya memang tidak bertengkar … <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p class="MsoPlainText">6. Kalau kita saling mencinta, kita harus saling mema’afkan, Tapi yang jelas memang begitu, selama ada cinta, bertengkar hanyalah “proses belajar untuk mencintai lebih intens” </p>
<p class="MsoPlainText">Ternyata ada yang masih setia dengan kita walau telah kita maki-maki.</p>
<p class="MsoPlainText">Ini saja, semoga bermanfa’at, “Dengan ucapan syahadat itu berarti kita menyatakan diri untuk bersedia dibatasi”. </p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:'Calibri','sans-serif';">*Barookallauhu laka wabaaroka alaika wa jamanga bainakuma fi khoir*</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/imamturmudzi.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/imamturmudzi.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=23&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/10/11/bacaan-h-7-semoga-bisa-menjadi-bekal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CERAMAH ROSULALLAH MENJELANG ROMADHON</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/09/11/ceramah-rosulallah-menjelang-romadhon/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/09/11/ceramah-rosulallah-menjelang-romadhon/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 08:22:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/09/11/ceramah-rosulallah-menjelang-romadhon/</guid>
		<description><![CDATA[Wahai manusia!
Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan do’a-do’amu diijabah.
Bermohonlah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=21&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Wahai manusia!</p>
<p>Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan do’a-do’amu diijabah.</p>
<p>Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membim-bingmu untuk melakukan shaum dan membaca kitabnya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedakahlah kepada kaum fuqoro dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persau-daraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.</p>
<p>Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihani manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdo’a pada waktu shalatmu, karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah azza wa jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab meraka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan do’a mereka ketika mereka ber-do’a kepada-Nya.</p>
<p>Wahai manusia!</p>
<p>Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.</p>
<p>Ketahuilah, Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan bersujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul ‘alamin.</p>
<p>Wahai manusia!</p>
<p>Barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebas-kan seorang budak dan dia diberi ampunan atas do-sa-dosa yang lalu.</p>
<p>Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah ti-daklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan: jagalah dirimu dari api nera-ka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah di-rimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.</p>
<p>Wahai manusia!</p>
<p>Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini akan berhasil melewati sirathul mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanan-nya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.</p>
<p>Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia ber-jumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Alllah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyam-bungkan tali persaudaraan (silaturrahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.</p>
<p>Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia akan berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunnah di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhu baginya ganjarann seperti melakukan 70 shalat fardhu di bulan lain.</p>
<p>Barangsipa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangnnya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat al-Qur’an, ganjarannya sama dengan mengkhatamkan al-Qur’an pada bulan-bulan yang lain.</p>
<p>Wahai manusia!</p>
<p>Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagi-mu, maka mintalah kepada Rabbmu agar tidak per-nah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu.</p>
<p>Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tidak lagi pernah menguasaimu. Amirul Mukminin berkata: “Aku berdiri dan berkata: Ya Rasullullah apa amal yang paling utama di bulan ini? jawab Nabi: Ya Abal Hasan amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah.”</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/imamturmudzi.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/imamturmudzi.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=21&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/09/11/ceramah-rosulallah-menjelang-romadhon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CAMILAN JIWA</title>
		<link>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/08/24/camilan-jiwa/</link>
		<comments>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/08/24/camilan-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Aug 2007 12:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imamturmudzi</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/08/24/camilan-jiwa/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hari selasa dua minggu sekali ada kajian hadits di masjid dekat kantor yang diasuh ustadz Zainudin MZ, MA. Yang memberikan pemahaman dasar bagaimana memahami akar dari suatu masalah dan memberikan dengan cara pandang menilai dengan &#8220;standart&#8221; yang sama alquran dan  asunnah untuk keputusannya silahkan pilih sendiri, suatu metode yang saya pikir cukup memberikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=19&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setiap hari selasa dua minggu sekali ada kajian hadits di masjid dekat kantor yang diasuh ustadz Zainudin MZ, MA. Yang memberikan pemahaman dasar bagaimana memahami akar dari suatu masalah dan memberikan dengan cara pandang menilai dengan &#8220;standart&#8221; yang sama alquran dan  asunnah untuk keputusannya silahkan pilih sendiri, suatu metode yang saya pikir cukup memberikan ruang kepada kita untuk memilih jalan mana antara yang baik &#8220;menurut sunnah&#8221; dan gak baik &#8220;menurut sunnah&#8221; (Tidak ada paksaan dalam beragama sungguh telah tampak nyata antara kebaikan dan keburukan itu).  Ada hal sedikit mengusik pemikiran saya ketika setiap kali mengikuti kajian ini, salah satu jamaah seorang penjual camilan &#8220;kripik pohong&#8221; yang selalu setia mengikuti kajian tsb, ada hal yang luar biasa di tengah2 kesibukannya mencari nafkah untuk keluarganya untuk memenuhi kebutuhan jasmani nya, ia sempatkan dirinya untuk memberi &#8220;makan&#8221; jiwanya .</p>
<p>Sahabat kalau tubuh kita setiap hari makan minimal sehari sekali dua kali bahkan lebih,  tidak cukup itu saja masih kita tambah lagi dengan berbagai makan camilan. Trus Bagaimana dengan jiwa kita ia juga butuh makanan yang proporsional, vitamin yang cukup , bahkan barang kali kita butuh juga &#8220;camilan&#8217; untuk jiwa kita. Penjual &#8220;kripik pohong&#8221; tadi barangkali telah memberikan pelajaran buat kita dia tidak hanya menjual camilan tapi juga memberikan gambaran bagaimana ia memberikan &#8220;camilan&#8221; untuk jiwanya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/imamturmudzi.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/imamturmudzi.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/imamturmudzi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/imamturmudzi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/imamturmudzi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/imamturmudzi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/imamturmudzi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/imamturmudzi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/imamturmudzi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/imamturmudzi.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/imamturmudzi.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/imamturmudzi.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=imamturmudzi.wordpress.com&blog=856166&post=19&subd=imamturmudzi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imamturmudzi.wordpress.com/2007/08/24/camilan-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9ab0ac9c2d9f53f4e8db1271e31afc99?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">imamturmudzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>