Apa Ke “Uniq” Anda ?

Kebiasaan Pulang tiap minggu ke kota asal tulung agung banyak memberikan pelajaran buat ku. walau kadang banyak yang pertanya apa gak capek pp surabya-tulungagung tiap minggu ? dan selalu dengan senyum “kiri dua centi kanan dua centi” kujawab jawab “capek” tapi ada yang lebih dari itu saya berpikir masih banyak hal yang bisa di syukuri dari pada di pikirkan capeknya melulu he.. he.. ( bahkan ada temen kantor cewek, pp dari nganjuk -surabaya tiap hari, bisa bayangain berangkat jam 3 pagi, jam 7:30 musti siap action kerja dan jam 4:30 pulang dari kantor nyampek rumah sekitar jam 9:30, sekali lagi terucap “alhamdulillah” masih banyak hal yang bisa kita syukuri) dan tak terasa pp surabaya-tulungagung sudah satu tahun lebih berlalu.

Ada hal menarik setiap pulang tiap minggu dengan naik bus antar propinsi, ada beberapa perusahaan angkutan antar propinsi yang melayani rute surabaya – tulungagung , yaitu harapan jaya, pelita indah, pangeran, surya indah dan sri lestari denga rute surabaya-jombang-kertosono-kediri-tulungagung-trenggalek. ada beberapa strategi yang di terapkan dalam mereka mencari penumpang.

sang ‘harapan jaya” ( ini pilihan gue…) dengan mesinmercedes yang masih bagus dan inilah PO yang paling tertip soal ongkos, tak pernah meminta ongkos lebih walau hanya seratus rupiah, tentang ongkos inilah kadang ketika penumpang tidak tau tarif biasanya di “kemplang’ dengan ongkos lebih tinggi, pernah aqu ke semarang naik bus kena calo bungur asih 80 ribu padahal tarif normal patas cuman 50 ribu hiks..hiks… kacian jadi korban calo. tarif yang pas, mesin yang enak, dan bus yang cepat inilah yang menjadi brand bagi sang “harapan jaya.

sang “pelita indah” dengan jargonnya “langsung trenggalek” menjadi brand po ini, kebanyakan bus akan menurunkan sampai tulungagung saja tanpa dilanjutkan ke trenggalek walaupun tertulis jurusan tulungagung ternggalek, makanya tak heran bus ini menjadi sangat faforit di kalangan penumpang dengan jurusan trenggalek. soal tarip? lha ini yang terlepas dari manajemen po pelita, seringnya terjadi penarikan ongkos yang lebih berkisar antara limaratus sampai seribu. walaupun penumpang diam ‘bagi yang gak tahu’ ini menjadi hal yang tidak baik. dua armada inilah yang saya liat memiliki ‘uniq’ layanan di banding armada yang lain dengan jurusan yang sama.

sobat… kira kira apa hal yang uniq “potensi’ pada diri anda? sehingga itu menjadi brand anda? menjadi nilai tawar dan nilai jual anda? pertanyaan inilah yang perlu kita temukan jawabannya, atau barangkali sudah anda temukan? kalau sudah, tinggal memperkuat brand anda. kalau belum ketemu jangan pernah lelah untuk mencari selamat berjuang… menemukan ke “uniq” anda..

Demikian juga dengan amalan ibadah kita, ibadah apa yang menjadi andalan “brand” kita, sholat kita ? kedermawanan kita? jihad kita? ilmu kita? yang akan kita sehingga kita layak memperoleh pertolongan laksana sebuah cerita tiga orang musafir yang terjebak di dalam goa? selamat berjuang memperkuat “brand” potensi dan ibadah kita dalam rangka mencapai ridho NYA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: